Tampilkan postingan dengan label homemade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label homemade. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2015

Cat Air Bikinan Sendiri

si adik latihan dulu, siapa tau sometimes punya kesempatan
membubuhkan cap tangan di hall of fame -eaaa-
Suatu siang sepulang sekolah, si sulung lapor kalo ada PR seni. Tugasnya menggambar dan mewarnai menggunakan cat air.
Duh, emaknye bingung. Gak punya cat air soalnyaaa. Beli juga gak yakin bakal sering kepake. Hihihi...
Tapi kemudian ingat kalo beberapa waktu kemarin habis lihat di instagramnya bunda-bunda kreatif tentang main cat air bikinan sendiri. Akhirnya, seperti biasa, pemikiran pelit kreatif emak irit pun muncul. Kenapa gak bikin sendiri ajjaaaahh? Tengok-tengok dapur, semua bahan tersedia. Yaudah lah yaaa, tunggu apalagiii...
Meluncurlah ke dapur bersama si sulung yang terlihat sangat enggak yakin ingin tahu dengan apa yang akan dihasilkan emaknya.

Terus, berhasil nggak akhirnya?......

Kamis, 23 April 2015

Homemade Dough

Dough yang udah siap dipakai untuk bermain

Hai Sahabat Kreatif,
Sudah pernah dengar tentang Dough kan ya? Hehe... Iya, yang kalo dalam bahasa Indonesia (atau mungkin cuma di daerah saya yak? Hihihi) disebut sebagai malam. Atau di beberpa daerah lain (kayanya sih) ada yang menyebut sebagai lilin, dan atau lilin malam.
Dough sendiri berarti adonan, karena memang permainan dough ini menggunakan adonan berwarna-warni yang bentuknya liat dan agak lengket-lengket gitu.
Asik sekali lho main dough ini, karena bisa dibuat bentuk macam-macam dengan warna yang bisa disesuaikan pula, tentu saja tergantung dari macam warna dough yang dimiliki yaaa.
Sayangnya nih ya, dough ini seringkali terbuat dari bahan-bahann yang kita sendiri kurang yakin dengan keamanannya. Khususnya bagi para bunda kreatif yang masih punya balita. Karena mereka terkadang suka memasukkan segala sesuatu ke mulut, tak terkecuali dough ini. Maka dari itu, nggak ada salahnya kalo para bunda kreatif mencoba untuk membuatkan dough sendiri untuk putra-putrinya. Kenapa? Karena selain pilihan bahan-bahannya yang terjamin keamanannya, juga bisa membuat anak-anak menjadi bangga karena bermain dengan dough hasil buatan bundanya. Dan, ssstt, ngirit juga pastinya. Hahahaha...
Oia, yang belum jadi bunda atau belum punya putra/putri, teteup bisa dong yaaa bikin dough ini. Mungkin untuk ponakan, sepupu, adik, tetangga atau untuk iseng main sendiri. Hihihi...

Duh, prolognya kepanjangan yaaa.
Yuk lah, mari kita langsung saja simak cara bikin Homemade Dough ini.