![]() |
| Dough yang udah siap dipakai untuk bermain |
Hai Sahabat Kreatif,
Sudah pernah dengar tentang Dough kan ya? Hehe... Iya, yang kalo dalam
bahasa Indonesia (atau mungkin cuma di daerah saya yak? Hihihi) disebut sebagai
malam. Atau di beberpa daerah lain (kayanya sih) ada yang menyebut sebagai lilin, dan atau lilin malam.
Dough sendiri berarti adonan, karena memang permainan dough ini
menggunakan adonan berwarna-warni yang bentuknya liat dan agak lengket-lengket
gitu.
Asik sekali lho main dough ini, karena bisa dibuat bentuk macam-macam
dengan warna yang bisa disesuaikan pula, tentu saja tergantung dari macam warna
dough yang dimiliki yaaa.
Sayangnya nih ya, dough ini seringkali terbuat dari bahan-bahann yang
kita sendiri kurang yakin dengan keamanannya. Khususnya bagi para bunda kreatif
yang masih punya balita. Karena mereka terkadang suka memasukkan segala
sesuatu ke mulut, tak terkecuali dough ini. Maka dari itu, nggak ada salahnya
kalo para bunda kreatif mencoba untuk membuatkan dough sendiri untuk putra-putrinya.
Kenapa? Karena selain pilihan bahan-bahannya yang terjamin keamanannya, juga
bisa membuat anak-anak menjadi bangga karena bermain dengan dough hasil buatan
bundanya. Dan, ssstt, ngirit juga pastinya. Hahahaha...
Oia, yang belum jadi bunda atau belum punya putra/putri, teteup bisa
dong yaaa bikin dough ini. Mungkin untuk ponakan, sepupu, adik, tetangga atau
untuk iseng main sendiri. Hihihi...
Duh, prolognya kepanjangan yaaa.
Yuk lah, mari kita langsung saja simak cara bikin Homemade Dough ini.
